Merdeka.
Dalam benakku, hal yang seringkali menghalangi perjuangan orang-orang yang hendak membenahi bangsa ini adalah betapa keadaan telah sedemikian buruknya hingga orang-orang itu sehari-harinya harus jatuh bangun untuk menyelamatkan dirinya sendiri dan tak lagi punya sisa tenaga untuk upaya yang lainnya.
Jadi seperti ini. Untuk dapat melakukan sesuatu untuk bangsa ini, terlebih dahulu engkau harus bertahan hidup. Namun engkau selamanya akan terjebak dalam perjuangan bertahan hidup itu selama bangsa ini terus saja rusak dan merusakmu. Maka selamanya engkau tetap rusak, selamanya bangsa ini tetap rusak.
Permasalahan telur dan ayam.
Solusinya?
Entahlah, tapi nampaknya engkau harus lebih dahulu merdeka dari bangsa ini sebelum bisa berbuat lebih banyak. Merdekalah dari Indonesia. Lepaskan dirimu dari segala jerat dan kepenatannya, kalahkan dia, jadilah lebih besar dari Indonesia, hiduplah di luar bayang-bayang kekuasaannya atasmu, dan terbanglah jauh sejauh-jauhnya.
Baru setelah kekuatan itu kau peroleh, engkau bisa kembali kemari untuk menyelamatkan saudara-saudaramu yang sesaat kau tinggalkan.
Mungkin begitu?
haha menarik…
solusi itu dekat bung!
bukan kaki yang mengerakkan diri tapi pikiran
fatalnya pikiran diri masih selevel ternak
yang taunya makan dan manak
kebangkitan hanya bisa dilakukan
bangsa manusia bukan bangsa ternak
bangsa yang berfikir tinggi
tentang kehidupan menyeluruh
yang melahirkan sebuah kekuatan
ideologi :D
salam kenal ya…
nita
Agustus 20, 2008 at 6:50 am